CERITA orisinal di sini bukan blas enggak mirip dengan film lain sama sekali, ya. Bila melihat film-film yang lebih lawas, akan dipahami kalau mereka adalah pelopor skenario baru di jamannya sebelum kemudian menginspirasi film-film modern dan memodifikasinya sebagai karya orisinal baru yang lebih segar.

Karenanya, Academy Award selalu dapat menemukan jawara Skenario Asli Terbaik (Best Original Screenplay) setiap jamannya sejak 1940-an. Sehingga telah banyak film yang memiliki skenario orisinal dengan pertimbangan premis, plot, kualitas, serta faktor pendukung lainnya. Berikut sebagian film favoritku yang dapat kusenaraikan.

1. Pulp Fiction (1994/8.9)

Vincent Vega (John Travolta) dan Jules Winnifield (Samuel L. Jackson) adalah para pembunuh bayaran yang bekerja untuk pemimpin mafia, Marsellus (Ving Rhames). Mereka tengah memburu Butch (Bruce Willis), petinju yang dibayar untuk kalah namun tetap memenangkan pertandingan dan mengambil uangnya.

Di tengah cerita, Vincent terlibat hubungan dengan Mia (Uma Thurman), isteri Marsellus, sebelum kemudian tewas ditembak Butch. Hingga menjelang akhir cerita, scene kembali ke awal saat Vincent dan Jules berada di suatu restoran yang tengah kedatangan pasangan perampok, Pumpkin (Tim Roth) dan Honey Bunny (Amanda Plummer).

Plot yang mungkin terdengar biasa-biasa saja. Namun, orisinalitas khas Tarantino terletak pada ide skenarionya yang berjalan acak dan non-linear layaknya puzzle berserakan (khususnya mengenai kematian Vincent), di samping adegan-adegan yang terkesan konyol dan serampangan, namun sebenarnya begitu ciamik dan jenius, lho.

2. The Usual Suspects (1995/8.6)

The Usual Suspects menceritakan lima orang kriminal dari latar belakang berbeda, yaitu Michael McManus (Stephen Baldwin), Dean Keaton (Gabriel Byrne), Fred Fenster (Benicio del Toro), Todd Hockney (Kevin Pollack) dan Roger “Verbal” Kint (Kevin Spacey). Mereka sepakat bekerja sama untuk melakukan suatu misi perampokan.

Mereka dipertemukan di sebuah penjara saat polisi menangkap dan mencurigai kelimanya sebagai dalang pembajakan sebuah truk. Namun, setelah mendekam beberapa waktu dan menjalani pemeriksaan, mereka akhirnya dilepaskan karena tak seorang pun dari mereka yang terbukti melakukan pembajakan tersebut.

Kelima kriminal ini geram dengan oknum polisi korup yang telah mempermalukan mereka. Atas dasar ini mereka merancang sebuah misi perampokan. Setelah perampokan yang menggemparkan itu, kawanan Keaton kali ini mendapat misi dari orang misterius bernama Keyser Soze untuk membajak sebuah kapal bermuatan heroin. Soze rupanya adalah salah satu dari lima orang tadi.

3. Fargo (1996/8.1)

Jerry Lundegaard (William H. Macy) adalah seorang sales yang tinggal bersama istrinya, Jean (Kristin Rudrüd) di sebuah kota kecil bernama Fargo. Kondisi keuangan yang kian memburuk membuat Jerry tak lagi mampu berpikir jernih dalam mencari solusi. Ia nekat menculik istrinya sendiri untuk mendapat uang tebusan dari mertua.

Jerry menyewa dua orang penjahat, Carl (Steve Buscemi) dan Gaear (Peter Stormare). Sayangnya, aksi mereka tak berjalan mulus karena tak sengaja membunuh dua orang tak berdosa. Kejahatan mereka tercium seorang polisi, Marge Gunderson (Frances McDormand). Masalah besar pun kini mengintai Jerry dan anak buahnya yang tolol.

4. Good Will Hunting (1997/8.3)

Will Hunting (Matt Damon) adalah remaja yatim piatu yang luar biasa cerdas. Ia senang membaca buku dan mempelajari banyak hal secara otodidak. Baginya, untuk menjadi pandai tidak harus belajar di sekolah formal. Hanya dengan berkunjung ke perpustakaan, misalnya, orang bisa memperoleh ilmu baru.

Kecerdasan Will dapat dibuktikan ketika ia mengerjakan soal Matematika yang tertera di dinding lorong kampus tempatnya bekerja sebagai cleaning service. Soal tersebut dibuat oleh Prof. Gerald Lambeau (Stellan Skarsgård) yang ditujukan kepada para mahasiswa, tetapi tak seorang pun mampu menyelesaikannya kecuali Will.

Suatu ketika, Will terlibat perkelahian dan membuatnya dipenjara. Prof. Lambeau yang tak ingin menyia-nyiakan kecerdasan Will, datang untuk membantu, namun dengan beberapa syarat. Will harus mengikuti les dan sesi konseling bersama Sean Maguire (Robbin William), psikolog baik hati yang mengubah hidup Will selamanya.

5. Get Out (2017/7.7)

Chris Washington (Daniel Kaluuya) adalah laki-laki kulit hitam yang terpaksa menyetujui keinginan kekasihnya yang kulit putih, Rose Armitage (Allison Williams) untuk mengunjungi keluarganya di desa. Selama berada di rumah keluarga Armitage, Chris mengalami banyak kejadian aneh dan mengganggu pikirannya.

Salah satunya perjumpaan Chris dengan Logan, laki-laki sesama kulit hitam yang dikenalnya sebagai Andre. Ketika Chris memotret Logan secara diam-diam, rupanya blitz ponsel Chris menyala, dan membuat Logan melakukan reaksi yang tak terduga. Ia menjadi histeris dan dengan putus asa meneriaki Chris, “Get out!”

Keluarga Armitage rupanya adalah perkumpulan ilegal yang sedang melakukan transplantasi otak dari para lansia kulit putih ke dalam tubuh orang kulit hitam yang masih muda, atau mereka sebut metode keabadian semu. Namun pada kasus Chris, “raganya” dikorbankan untuk “diisi” jiwa (otak) orang buta agar dapat kembali melihat.

6. Citizen Kane (1941/8.4)

Citizen Kane adalah sebuah film yang diangkat berdasarkan kehidupan para pengusaha terkenal, antara lain William Randolph Hearst, Howard Hughes, dan Samuel Insull yang dimanifestasikan dalam karakter Charles Foster Kane (diperankan Orson Welles) sang pengusaha media, pertambangan, dan properti.

Charles dikisahkan berasal dari keluarga yang sederhana. Ibunya, Mary Kane, memiliki pondok. Kehidupan Charles berubah saat seorang penyewa pondok meninggalkan sebuah surat berharga serta terowongan terbengkalai untuk ibunya. Rupanya terowongan tersebut merupakan sebuah tambang emas yang terletak di Colorado.

Di antara banyak unit usaha yang dimiliki, Charles menaruh minat khusus pada bisnis surat kabar The New York Enquirer yang berkembang menjadi perusahaan media terbesar. Hingga di puncak popularitasnya, Charles mencoba peruntungan di dunia politik dengan mencalonkan diri sebagai presiden AS.

7. Chinatown (1974/8.2)

Jake Gittes (Jack Nicholson) adalah seorang detektif swasta yang tengah menyelidiki dugaan perselingkuhan yang dilakukan seorang pejabat bernama Hollis Mulwray (Darrel Zwerling) atas permintaan Nyonya Mulwray, istrinya sendiri. Jake berhasil mengungkap perselingkuhan Hollis dan memfotonya sebagai bukti.

Saat foto-foto perselingkuhan Hollis muncul di surat kabar, Evelyn Mulwray (Faye Dunaway) mendatangi kantor Gittes dan berencana akan melayangkan gugatan kepada Gittes atas berita skandal suaminya. Rupanya, Jake telah dibohongi wanita sebelumnya yang mengaku sebagai Nyonya Mulwray.

10. Her (2013/8.0)

Theodore (Joaquin Phoenix) baru saja berpisah ranjang dengan Catherine (Rooney Mara). Ia membeli sebuah program Kecerdasan Buatan (AI) yang dapat berinteraksi langsung dengan manusia untuk mengatasi kesepiannya. Program tersebut berbicara dengan suara perempuan dan bernama Samantha (Scarlett Johansson).

Theodore mulai menjalin hubungan dengan Samantha, mereka berbicara mengenai cinta, kehidupan, dan Amy (Amy Adams). Saat hendak menandatangani surat cerai, Theodore mengaku pada Catherine bahwa ia berpacaran dengan Samantha. Catherine mencoba mengatakan Theodore tak bisa memacari sebuah sistem operasi.

Suatu malam giliran Samantha mengakui perasaannya pada Theodore. Theodore bertanya apakah Samantha berinteraksi dengan orang lain. Secara mengejutkan Samantha mengaku telah berbicara dengan 8.316 orang dan ia jatuh cinta dengan 641 di antaranya. Film ini berakhir dengan adegan Theodore duduk berdua dengan Amy. (*/msl)