10 Film Terbaik Michael Fassbender dari Macbeth, Prometheus, hingga Steve Jobs — 13 Februari 2020

10 Film Terbaik Michael Fassbender dari Macbeth, Prometheus, hingga Steve Jobs

Cinestro – MICHAEL Fassbender adalah aktor berdarah Irlandia-Jerman kelahiran Heidelberg, Jerman, 1977. Ia memulai karirnya melalui serial televisi Band of Brothers (2001) disusul serial Hearts and Bones dan Murphy’s Law. Hingga pada 2007 Mike memulai debutnya di layar lebar dengan film 300 (2006).

Sejak saat itu, Mike kian dikenal sebagai aktor yang membintangi film-film sukses seperti Macbeth, Assassin’s Creed, Inglorious Basterds, Light Between Ocean, 12 Years a Slave, Hunger, X-Men, Prometheus, Shame, hingga Steve Jobs. Nah, berikut 10 film terbaik yang dibintangi aktor Michael Fassbender!

1. Macbeth (2015/6.6)

Michael Fassbender mendapat peran utama sebagai Macbeth, seorang kesatria Skotlandia yang diramalkan oleh tiga orang penyihir bahwa kelak ia akan menjadi Raja Skotlandia berikutnya. Didorong oleh ambisi dan bantuan istrinya yang licik, Macbeth menghabisi Raja Duncan (David Thewlis) dan merebut tahtanya.

2. Assassin’s Creed (2016/5.8)

Dalam film ini Mike Fassbender berperan sebagai Callum Lynch, seorang terpidana mati yang diselamatkan Abstrego, sebuah persaudaraan Templar yang dipimpin Alan Rikkin (Jeremy Irons). Menggunakan projek Animus, Cal menjelajahi ingatan masa lalunya dan mendapati leluhurnya, Aguilar de Nerha, ternyata seorang assassin.

3. Inglorious Basterds (2009/8.3)

Sekelompok tentara gerilya Yahudi-Amerika tergabung dalam The Basterds yang dipimpin seorang perwira eksentrik, Letnan Aldo Raine (Brad Pitt) untuk melawan tentara Nazi yang menduduki Perancis pada Perang Dunia II. Dalam film ini Mike berperan sebagai Letnan Archie Hicox yang berbicara dalam bahasa Jerman.

4. 300 (2006/7.7)

Film 300 mengisahkan Raja Leonidas (Gerard Butler) yang memimpin 300 prajurit Sparta untuk melawan Raja Xerxes (Rodrigo Santoro) dari Persia dan pasukannya yang berjumlah lebih dari 300.000 orang. Dalam film ini, Mike Fassbender berperan sebagai salah satu prajurit Sparta bernama Stelios.

5. Light Between Ocean (2016/7.2)

Berlatar tahun 1920-an, Mike Fassbender berperan sebagai Tom Sherbourne, seorang veteran yang bekerja sebagai penjaga mercusuar di sebuah pulau bernama Janus Rock, ditemani sang isteri, Isabel Graysmark (Alicia Vikander). Kebahagiaan mereka harus diuji dengan dua kali kehamilan Isabel yang berakhir keguguran.

Suatu hari, sebuah perahu kecil terdampar di Janus. Perahu tersebut membawa seorang laki-laki yang telah tewas serta bayi perempuan mungil yang masih hidup. Isabel merasa Tuhan mengirim bayi itu untuk mereka, sementara Tom terjebak dilema antara menuruti keinginan istri atau integritas pekerjaan.

6. 12 Years a Slave (2013/8.1)

Sebuah kisah hidup Solomon Northup (Chiwetel Ejiofor) pria kulit hitam yang diculik dan dijadikan budak selama 12 tahun. Film arahan Steve McQueen ini menuai 3 dari 9 nominasi Oscar, termasuk nominasi Aktor Pendukung Terbaik untuk Michael Fassbender yang berperan sebagai Edwin Epps, pemilik budak yang kejam.

7. Hunger (2008/7.6)

Sebuah film berlatar penjara yang berbeda dari yang pernah ada, film arahan Steve McQueen (12 Years a Slave) ini menceritakan kehidupan para pemberontak Irlandia selama berada di Penjara Maze, akhir 1970-an. Mendekam di bui rupanya tak menyurutkan perlawanan mereka terhadap pemerintahan Britania Raya.

Salah satu dari mereka yaitu Bobby Sands (Michael Fassbender) memimpin protes menolak dibersihkan dan menolak berpakaian (no wash protest, blanket protest). Tak hanya itu, mereka bahkan mengotori penjara dengan kotoran dan sampah. Hingga pada akhirnya mereka melakukan aksi mogok makan (hunger strike).

8. X-Men: Days of Future Past (2014/8.0)

Nama Michael Fassbender sangat melekat dengan Magneto, karakter mutan yang memiliki kekuatan magnetik dalam franchise X-Men. Magneto bersahabat dengan Profesor X (James McAvoy), namun keduanya berselisih paham karena Magneto menganggap mutan sebagai evolusi unggul di atas manusia.

9. Prometheus (2014/7.0)

Pada 2089, pasangan arkeolog Charlie Holloway dan Elizabeth Shaw (Logan Marshall-Green; Noomi Rapace) menemukan sebuah gambaran kuno di dinding gua berupa susunan gugusan bintang yang mereka tafsirkan sebagai suatu pesan undangan dari suatu tempat yang diyakini sebagai tempat asal mula kehidupan manusia.

Setelah menemukan lokasi yang identik, Peter Weyland (Guy Pearce) mendanai perjalanan mereka dengan membangun pesawat ruang angkasa Prometheus. Dalam film ini Mike berperan sebagai David, robot android yang mengendalikan pesawat Prometheus sementara para awak menumpang dalam kondisi ditidurkan.

10. Steve Jobs (2015/7.2)
Steve Jobs menjadi film kedua yang mengangkat perjalanan hidup dan karir pendiri Apple Inc, setelah Jobs (Ashton Kutcher, 2013). Tak seperti film Jobs yang mendapat kritik kurang baik, Steve Jobs arahan sutradara Danny Boyle menuai respons positif dari para kritikus, khususnya untuk penampilan Fassbender. (*/msl)

10 Film Terbaik James McAvoy dari Victor Frankenstein, Glass, hingga It: Chapter Two —

10 Film Terbaik James McAvoy dari Victor Frankenstein, Glass, hingga It: Chapter Two

1. Victor Frankenstein (2015/6.0)

Victor Frankenstein (James McAvoy) adalah ilmuwan yang melakukan eksperimen penciptaan manusia baru dari potongan organ manusia yang telah mati dengan cara menyambung dan menyeterumnya menggunakan tenaga petir. Ia bekerja dibantu Igor (Daniel Redcliffe). Film ini disutradarai dengan apik oleh Paul McGuigan.

2. The Last King of Scotland (2006/7.7)

Kali ini James McAvoy berperan sebagai Nicholas Garrigan, seorang dokter Skotlandia yang berkunjung ke Uganda dan menjadi perawat pribadi Idi Amin (Forest Whitaker) pemimpin diktator yang brutal. Amin dikenal senang mengadopsi gelar-gelar kebangsawanan untuk dirinya sendiri. Film ini disutradarai Kevin Macdonald.

3. Split (2016/7.3)

Split merupakan film psycho-thriller yang kembali menampilkan akting McAvoy yang berperan sebagai Kevin Wendel Crumb, tokoh yang diceritakan memiliki 23 kepribadian sekaligus. Beberapa kepribadian antagonis berkomplot untuk menyekap tiga anak gadis di dalam sebuah basement.

4. Glass (2019/6.7)

Glass merupakan film besutan M. Night Shyamalan yang mempertemukan karakter David Dunn (Bruce Willis, Unbreakable) dan Kevin Crumb (James McAvoy, Split) dalam satu frame. Ya, Glass adalah sekuel dari kedua film thriller yang juga digarap oleh sutradara berbakat berdarah India tersebut.

5. The Conspirator (2010/6.9)

James McAvoy kali ini berperan sebagai Frederick Aiken, pengacara muda yang membela Mary Surratt (Robin Wright) seorang wanita yang diajukan ke pengadilan militer atas tuduhan keterlibatannya dalam perencanaan pembunuhan Presiden AS, Abraham Lincoln. The Conspirator disutradarai oleh Robert Redford.

6. X-Men: Days of Future Past (2014/8.0)

Karakter Professor Charles ‘X’ Xavier sangat melekat pada diri James McAvoy karena perannya dalam trilogi X-Men: First Class, Days of Future Past, dan Apocalypse. Linimasa dalam film-film arahan Matthew Vaughn dan Bryan Singer ini banyak mengekspose kehidupan Professor X semasa kecil, muda, hingga tua.

7. It: Chapter Two (2019/6.5)
It merupakan film horor yang diangkat dari novel best-seller karya Stephen King. Pada film It (2017) badut Pennywise meneror anak-anak Losers’ Club. Sedangkan pada It: Chapter Two (2019) sang badut akan meneror Bill, dkk. yang telah beranjak dewasa. Karakter Pennywise kembali diperankan Bill Skarsgård. Sedangkan Bill dewasa diperankan James McAvoy.

8. Wanted (2008/6.7)

Wesley Gibson (James McAvoy) adalah seorang akuntan yang mengalami tekanan di kantornya. Ia bertemu Fox (Angelina Jolie) yang membawanya ke markas persaudaraan yang dipimpin Sloan (Morgan Freeman) untuk dilatih sebagai penerus jejak ayahnya yang selama ini menghilang, sebagai pembunuh.

9. X-Men: Dark Phoenix (2019/5.8)

Cerita X-Men: Dark Phoenix berfokus pada Jean Grey (Sophie Turner) yang menjadi Dark Phoenix. Film arahan Simon Kinberg ini masih menampilkan karakter-karakter seperti Mystique, Professor X, dan Magneto (Jennifer Lawrence, James McAvoy, Michael Fassbender) untuk mewariskan kelanjutan cerita ini kepada regenerasi X-Men.

10. Atonement (2007/7.8)

Berlatar tahun 1930-an, seorang gadis bernama Briony Tallis (Saoirse Ronan) melihat kakak perempuannya, Cecilia (Keira Knightley) tengah berpelukan dengan Robbie Turner (James McAvoy). Kecemburuan mendorongnya untuk berbohong, dan itu akan mengubah arah hidup mereka selamanya. (*/msl)

10+ Film Terbaik Denzel Washington dari American Gangster, Man on Fire, hingga The Equalizer 2 —

10+ Film Terbaik Denzel Washington dari American Gangster, Man on Fire, hingga The Equalizer 2

Cinestro – DENZEL Washington adalah aktor karismatik yang kerap tampil sebagai pria idealis, bersahaja, cerdik, autentik, pemecah masalah, negosiator handal, berpembawaan tenang, kebapakan, dan bertindak menurut intuisi. Melalui peran-perannya, ia mengajarkan bagaimana menjadi pria sebenarnya.

Pemilik nama lengkap Denzel Hayes Washington, Jr. ini lahir di Mount Vernon, New York, 28 Desember 1954, merupakan aktor, sutradara, dan produser kenamaan Hollywood. Ia adalah peraih dua Oscar untuk Aktor Terbaik (melalui film Training Day, 2001), serta; Aktor Pendukung Terbaik (Glory, 1989).

Denzel telah membintangi 50 judul film, termasuk film aksi, drama, kriminal, biopik, thriller, hingga fiksi ilmiah. Bahkan tiga di antaranya disutradari oleh Denzel sendiri, yaitu Antwone Fisher, The Great Debaters, dan Fences. Film-film aksi terbaik, sebut saja: The Siege, Training Day, 2 Guns, The Equalizer, hingga The Magnificent Seven.

Selain itu, film-film drama-kriminal dan thriller terbaik yang turut dibintanginya, seperti: American Gangster, Man on Fire, Inside Man, John Q, The Bone Collector, Taking of Pelham 123, Unstoppable, Crimson Tide, The Pelican Brief, The Manchurian Candidate, hingga fiksi ilmiah: Déjà Vu, Fallen, The Book of Eli, dan Virtuosity.

Adapun film drama terbaik Denzel Washington, sebut saja: Flight, Fences, Philadelphia, Roman J. Israel Esq, Courage Under Fire; drama biopik: Antwone Fisher, Malcolm X, The Great Debaters, Cry Freedom, Glory, hingga drama olahraga: Remember the Titans, The Hurricane, dan He Got Game. Nyaris semua filmnya mendapat kritik positif!

Kesuksesan Denzel Washington tak lepas dari peran sutradara yang turut berkolaborasi dengannya. Sebut saja: Tony Scott (Man on Fire, Crimson Tide, Déjà Vu, Unstoppable), Ridley Scott (American Gangster), Antoine Fuqua (Training Day, The Equalizer/2, The Magnificent Seven), dan Spike Lee (Malcolm X, Inside Man).

Sepanjang kariernya, Denzel Washington juga telah beradu peran dengan sejumlah aktor dan aktris papan atas lainnya, seperti: Russel Crowe, Bruce Willis, John Travolta, Clive Owen, Jodie Foster, Tom Hanks, Julia Roberts, Angelina Jolie, Mark Wahlberg, Matt Damon, Ethan Hawke, Chris Pratt, Chris Pine, dan Ryan Reynolds.

Selain itu, Forest Whitaker, Morgan Freeman, Chiwetel Ejiofor, Don Cheadle, Colin Farrell, Haley Bennet, Paula Patton, Dakota Fanning, Mila Kunis, Chloë Grace Moretz, hingga Viggo Mortensen. Nah, berikut 10 rekomendasi film terbaik Denzel Washington yang wajib ditonton, beserta sinopsisnya!

1. American Gangster (2007/7.8)

American Gangster mengisahkan kehidupan Frank Lucas (Denzel Washington), seorang Black American Godfather yang disegani di Harlem, New York, tahun 1970-an. Mulanya Frank hanyalah sopir pribadi seorang raja narkotika, Elisworth ‘Bumpy’ Johnson. Namun ia bekerja sambil mempelajari seluk-beluk narkotika.

Sepeninggal Bumpy, Frank membangun bisnisnya sendiri dan berkembang melebihi kesuksesan bosnya dahulu. Frank mengkreasikan sendiri heroin Blue Magic dan membandrolnya dengan harga murah, karena ia dapat memutus jalur distribusi dari Vietnam. Film arahan Ridley Scott ini turut dibintangi aktor Russel Crowe.

2. Man on Fire (2004/7.7)

Ketika penculikan merajalela di Meksiko, seorang mantan CIA bernama John Creasy (Denzel Washington) diajak kawannya, Paul Rayburn (Christopher Walken) untuk mengawal gadis kecil bernama Lupita Ramos (Dakota Fanning). Creasy awalnya terpaksa menerima pekerjaan tersebut, namun perlahan ia mau membuka diri.

Creasy mencoba lebih bersahabat pada Pita dengan membuatkan PR, melatihnya berenang, dan berhenti minum alkohol. Hingga akhirnya Creasy menemukan tujuan hidup yang baru ketika Pita diculik. Ia bersumpah akan menghabisi siapa pun yang bertanggung jawab atas semua kasus penculikan itu.

3. Inside Man (2006/7.6)

Inside Man menceritakan perampokan Bank Manhattan di siang bolong oleh kawanan kriminal yang dipimpin Dalton Russel (Clive Owen). Mereka menjalankan aksinya dengan sangat terencana. Tak hanya mengendalikan sandera, Russel bahkan mampu mengendalikan Detektif Keith Frazier (Denzel Washington) yang terlibat korupsi.

Setelah perampokan berlalu, rupanya tak sepeser pun uang yang hilang. Dalton hanya mengincar brankas nomor 392 yang tak banyak diketahui orang apa isinya—sebelum akhirnya berhasil diungkap Madeline (Jodie Foster). Setelah mempertaruhkan semua risiko, lalu apakah yang lebih berharga dari uang?

4. Malcolm X (1992/7.7)

Malcolm X tak lain merupakan drama biografi sejarah yang mengangkat kisah hidup tokoh pejuang hak-hak warga Afrika-Amerika, Malcolm Little, yang kelak dikenal sebagai Malcolm X (Denzel Washington). Perkenalannya dengan Nations of Islam, membawanya pada jalan dakwah yang rasis dan sarat kebencian.

Di tengah perjuangannya membela hak-hak warga kulit hitam, Malcolm merasa tak lagi sejalan dengan Nations of Islam yang menurutnya telah menyimpang dari ajaran Islam sebagai rahmat bagi semesta alam. Sekeluarnya dari Nations of Islam, Malcolm tewas didor oleh salah seorang anggota organisasi tersebut.

5. Déjà Vu (2006/7.0)

Film ini dibuka dengan tragedi peledakan kapal feri yang menewaskan 543 korban jiwa, terdiri dari para anggota marinir dan keluarga mereka. Seorang agen ATF, Doug Carlin (Denzel Washington), diberi fasilitas canggih oleh FBI untuk melihat kejadian lampau yang berjalan paralel dengan masa kini melalui monitor.

Melalui monitor tersebut, Carlin berfokus pada tayangan Claire Kuchever (Paula Patton), wanita yang dibunuh dua jam sebelum kejadian. Film arahan Tony Scott—yang juga menggarap Man on Fire, Crimson Tide, Taking of Pelham 123, dan Unstoppable—ini dipersembahkan bagi warga New Orleans yang tertimpa bencana Katrina.

6. The Equalizer 2 (2018/7.0)

The Equalizer 2 adalah sekuel dari film yang dirilis empat tahun sebelumnya. Mengisahkan Robert McCall (Denzel Washington), seorang mantan anggota CIA yang kini menjalani kehidupan barunya sebagai sopir taksi daring. Sayangnya, kematian seorang rekan lama memaksanya kembali ke dunia kriminal demi menegakkan keadilan.

7. Training Day (2001/7.7)

Jake Hoyt (Ethan Hawke) adalah seorang polisi muda yang baru saja masuk Kepolisian Los Angeles (LAPD) unit narkoba. Dalam melaksanakan tugasnya, Jake harus melalui training bersama polisi senior, Alonzo Harris (Denzel Washington) yang mengaburkan batas tindakan saat melakukan prosedur kerja.

Film arahan Antoine Fuqua ini berhasil mengantarkan Denzel Washington meraih Oscar sebagai Aktor Terbaik. Selain itu Training Day sendiri merupakan kolaborasi Denzel Washington dengan Antoine Fuqua yang pertama, sebelum disusul The Equalizer, The Equalizer 2, hingga The Magnificent Seven.

8. John Q (2002/7.1)

John Quincy Archibald (Denzel Washington) adalah seorang pegawai rendahan yang tinggal bersama istri dan putra semata wayang mereka dengan kondisi yang serba pas-pasan. Hingga suatu ketika anaknya menderita kelainan jantung, dan John tak mempunyai cukup uang untuk biaya transplantasi jantung sang anak.

Dalam kondisi buntu dan tertekan, John yang tak tahu lagi harus berbuat apa, nekat menyandera dokter dan beberapa staf rumah sakit, lantas mengancam mereka untuk mengoperasi sang anak. Rupanya aksi John tersebut disiarkan oleh stasiun televisi. Alih-alih dihujat, John justru mendapat banyak simpati dari warga.

9. Flight (2012/7.3)

Setelah tragedi yang terjadi di kapal selam, kapal feri, dan kereta api (Crimson Tide, Déjà Vu, dan Unstoppable) Denzel Washington kembali ‘menghadapi’ kecelakaan moda transportasi, kali ini penampilannya sebagai Kapten Whip Whitaker, pilot yang berjasa menyelamatkan 96 dari 102 penumpang dan awak pesawat.

Sayangnya, saat kecelakaan terjadi, Whip sedang dalam keadaan mabuk. Itu berarti ia akan menjadi orang yang paling disalahkan atas kecelakaan tersebut. Meski demikian, Whip selalu memiliki kesempatan untuk terhindar dari ancaman hukuman yang menantinya, namun lagi-lagi ia terbebani tanggung jawab moral.

10. Philadelphia (1993/7.7)

Seorang pengacara bernama Andrew Beckett (Tom Hanks) dipecat dari firma hukum terkenal di Philadelphia tempatnya bekerja, tak lama setelah ia diketahui gay dan mengidap HIV. Merasa diperlakukan tidak adil, Andrew meminta bantuan kepada Joe Miller (Denzel Washington) pengacaranya yang homofobia.

11. The Magnificent Seven (2016/6.9)

Seorang perwira bernama Sam Chisolm (Denzel Washington) dimintai tolong oleh Emma Cullen (Haley Bennet) dan warga Rose Creek untuk melawan Bartholomew Bogue (Peter Sarsgaard) dan komplotannya yang terus-menerus menindas warga dan ingin menguasai emas mereka.

Chisolm pun lantas merekrut para jagoan yang terdiri dari Josh Faraday (Chris Pratt), Goodnight Robicheaux (Ethan Hawke), Billy Rocks (Lee), Jack Horne, Red Harvest, dan Vasquez. The Magnificent Seven sendiri merupakan remake dari film tahun 1960, yang mana ceritanya mengadaptasi film Jepang Seven Samurai, tahun 1954.

12. The Book of Eli (2010/6.9)

Pasca perang besar yang meluluhlantakkan dunia, peradaban manusia kembali ke titik nol. Berlatar tahun 2043, Eli (Denzel Washington) mengembara untuk mengantarkan sebuah kitab penting yang dipercaya mampu merestorasi peradaban. Namun, perjalanan Eli dihadang Carnegie (Gary Oldman) yang menginginkan kitab tersebut untuk disalahgunakan. (*/msl)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai