10+ Film Hubungan Beda Usia Antara Gadis Muda dengan Pria Lebih Tua — 13 Februari 2020

10+ Film Hubungan Beda Usia Antara Gadis Muda dengan Pria Lebih Tua

Cinestro – HUBUNGAN beda usia selalu menjadi kisah menarik untuk diikuti, baik itu mengenai hubungan wanita dewasa dengan laki-laki lebih muda, atau pun sebaliknya. Sebut saja judul-judul seperti Lolita (1997), The Reader (2008), drama Thailand First Kiss (2012), Fabulous 30 (2011) hingga film produksi tanah air, Arini (2018).

Lolita misalnya, film berdasarkan novel terkenal karya Vladimir Nabokov ini pertama kali diangkat ke layar lebar pada 1962 (rating 7.6) oleh legenda Stanley Kubrick (sutradara 2001: A Space Odyssey) dengan dibintangi James Mason dan Sue Lyon, sebelum kemudian di-remake oleh Adrian Lyne (Jacob’s Ladder) pada 1997.

Namun kali ini kami hanya akan secara khusus membahas 10 daftar film yang mengangkat hubungan romantis beda usia (gap age) antara gadis muda dengan pria yang jauh lebih tua, berikut ulasannya!

1. Lolita (1997/6.9)

Humbert Humbert (Jeremy Irons) adalah pria paruh baya yang nekat menikahi Charlotte Haze (Melanie Griffith) seorang janda pemilik rumah tempatnya tinggal, demi mendekati putrinya yang cantik dan belia, Dolores Haze (Dominique Swain). Perasaannya pada Dolly ia tuliskan dalam buku diari yang disimpan di laci terkunci.

Suatu hari Charlotte mengirimkan Dolly ke perkemahan musim panas untuk beberapa bulan. Saat Humbert sedang tidak di rumah, Charlotte berhasil membuka diari Humbert. Betapa terkejutnya Charlotte saat mengetahui perasaan Humbert yang sebenarnya. Ia merasa sedih, marah, sekaligus khawatir pada putrinya.

Ketika Charlotte hendak mengirimkan sebuah surat untuk Dolly, ia tertabrak mobil dan tewas seketika. Setelah pemakaman istrinya, Humbert menjemput Dolly dari perkemahan dan membawanya pergi jauh dari rumah. Mereka melakukan perjalanan panjang selama satu tahun dari penginapan ke penginapan.

2. American Beauty (1999/8.4)

maxresdefault

American Beauty menceritakan dua keluarga bertetangga, yaitu keluarga Lester Burnham (Kevin Spacey) dan Kolonel Fitts (Chris Cooper) yang sama-sama tidak harmonis. Lester memiliki istri yang tak setia, dan putri mereka, Jane (Thora Birch) yang tak begitu menghargai dirinya sebagai orangtua.

Lester yang paruh baya mengencani gadis remaja, Angela Hayes (Mena Suvari) yang juga teman Jane. Sementara sang tetangga, Fitts, seorang purnawirawan, memiliki putra bernama Ricky (Wes Bentley) yang dipaksanya masuk ke akademi militer. Namun Ricky memiliki minat lain pada film dan bekerja di bar.

Di sisi lain, Ricky tertarik pada Jane dan telah akrab dengan ayahnya, Lester—bahkan Ricky dan Lester sempat menghisap ganja bareng. Fitts yang homofobia, lantas mencurigai persahabatan putranya dengan Lester. Apa yang selanjutnya terjadi? Kamu tidak akan menyangka dengan ending-nya.

3. Seduction (1973/6.4)

hqdefault

Seduction (atau La seduzione) adalah film Italia arahan sutradara Fernando Di Leo berdasarkan novel Graziella karya Ercole Patti. Setelah sekian lama berpisah, Giuseppe Lagana (Maurice Ronet) kembali ke pelukan Caterina (Lisa Gastoni), kekasih lama yang kini memiliki anak remaja bernama Graziella (Jenny Tamburi).

Giuseppe tinggal bersama Caterina—serta Graziella tentu saja—dan mereka tidak mempersoalkan hal itu. Namun seiring berlalunya waktu, Caterina mulai mencurigai hubungan antara Giuseppe dengan Graziella selama ini di belakangnya.

4. The Tale (2018/7.3)

The-Tale-Film-1024x488-620x295

The Tale adalah film yang mengangkat isu kekerasan seksual pada anak di bawah umur menurut kesaksian sutradara Jennifer Fox sendiri. Kisah ini dipaparkan melalui sudut pandang Jennifer yang mengalami pelecehan oleh pria bernama William ‘Bill’ Allens (Jason Ritter) saat ia berumur 13 tahun.

Dikisahkan Jennifer kecil (Sophie Nélisse) adalah atlet yang mengikuti latihan berkuda di bawah bimbingan Mrs. G (Elizabeth Debicki). Namun kekasih Mrs. G yang tak lain adalah Bill kerap memberinya perhatian lebih. Setelah dewasa, Jennifer (Laura Dern) mencoba menguak apa yang terjadi dan mendokumentasikannya.

5. Les Galettes de Pont-Aven (1975/6.8)

les-galettes-de-pont-aven-lg

Henri Serin (Jean-Pierre Marielle) adalah sales yang tidak bahagia dengan kehidupan rumah tangganya. Ia menghabiskan waktu dengan bepergian dari kota ke kota, hingga akhirnya memutuskan menetap di Brittany untuk melukis dan menyendiri. Henri menemukan kembali gairah hidupnya saat bertemu gadis remaja yang manis dan penuh perhatian, Maria (Jeanne Goupil).

6. Beau-Pere (1981/7.1)

f338f3a5351ff1604b1f01370d0c65c1

Film Perancis ini kembali mengisahkan hubungan terlarang pasangan beda usia, kali ini mengenai Marion (Ariel Besse) seorang gadis belia yang baru saja ditinggal mati ibunya. Kini ia tinggal berdua dengan ayah tirinya, Rémi Bachelier (Patrick Dewaere) yang penuh perhatian dan kasih sayang.

7. Cape Fear (1991/7.3)

capefear91-d

Setelah menghabiskan masa hukuman selama 14 tahun atas tuduhan pemerkosaan, Max Cady (Robert De Niro) mendatangi Sam Bowden (Nick Nolte), pengacara yang dahulu gagal meloloskannya dari segala tuduhan. Max melakukan berbagai cara untuk meneror kehidupan Sam dan keluarganya, termasuk berusaha membangun hubungan dengan putri Sam yang masih remaja dan rentan, Danielle (Juliette Lewis).

8. Don’t Deliver Us from Evil (1971/6.8)

Sebelum membintangi Les Galettes de Pont-Aven, Jeanne Goupil telah berperan dalam Mais ne nous délivrez pas du mal (atau Don’t Deliver Us from Evil) sebagai Anne, seorang siswi sekolah Katolik yang pergi bertualang untuk melepas penat selama musim panas bersama sahabatnya, Lore (Catherine Wagener).

Hanya saja mereka menempuh cara yang tidak lazim, Anne dan Lore memutuskan mengabdikan diri mereka menjadi Satanis, serta memainkan serangkaian permainan berisiko dan berbahaya. Ya, termasuk di dalamnya terdapat adegan ketika kedua gadis belia ini melayani seorang pria paruh baya.

9. Matchstick Men (2003/7.3)

2019_2_14_51cbbe1d-83c3-4c5c-a852-82132f0503ec_png_2000x1125

Diangkat dari novel karya Eric Garda, Matchstick Men mengisahkan duo penipu Roy Waller (Nicolas Cage) dan Frank Mercer (Sam Rockwell) yang kerap melancarkan aksinya dengan trik psikologis sederhana namun cerdik. Suatu hari Roy kedatangan seorang gadis yang mengaku sebagai putrinya, Angela (Alison Lohman).

Hubungan Roy dan Angela kian dekat layaknya ayah dengan putrinya. Roy bahkan mengajari Angela berbagai trik menipu dan merekrutnya dalam sebuah projek penipuan besar, bersama Frank. Sayangnya rancangan mereka justru bedampak buruk pada hubungan di antara ketiganya, baik profesional maupun personal.

10. Pretty Baby (1978/6.6)

fgnkae8b8kzbCpherGRa7LEiCvI

Pretty Baby adalah drama-sejarah yang menyoroti isu prostitusi anak di bawah umur di wilayah New Orleans, tahun 1917. Sebagai gadis yang sangat belia, Violet (Brooke Shields) telah mampu menaklukkan hati seorang pria dewasa bernama Ernest Bellocq (Keith Carradine) hingga ingin menikahinya.

Banyak adegan “kurang pantas” dalam film ini, terutama karena Violet kerap memperlihatkan tubuh polosnya. Di usia 12, Brooke Shields telah melakukan adegan topless untuk film ini, bahkan kiprahnya berlanjut dalam The Blue Lagoon saat usianya masih 15.

11. Taxi Driver (1976/8.3)

Nama Robert De Niro harus kembali disebut dalam daftar, kali ini lantaran perannya sebagai Travis Bickle, seorang mantan marinir muda yang menjadi sopir taksi di kota New York. Pekerjaan yang Travis jalani setiap malam membuatnya harus menyaksikan kebobrokan moral yang terjadi di masyarakat.

Travis yang tengah jenuh, terasing, dan kehilangan arah, menemukan kembali tujuan hidupnya sebagai anti-hero. Kehidupan Travis kian kompleks setelah pertemuannya dengan dua orang perempuan, yaitu Betsy (Cybil Shepherd), seorang sukarela kampanye politik, dan; Iris (Jodie Foster) pelacur belia berumur 12 tahun.

12. I Love You, Om (2006/6.4)

Daftar terakhir kita tutup dengan film produksi dalam negeri, I Love You, Om. Film ini mengisahkan Dion (Rachel Amanda), gadis berumur 11 tahun yang telah kehilangan figur ayah sejak kecil, di samping ia juga kurang mendapat perhatian ibunya yang sibuk mengejar karir, Astari (Ira Wibowo).

Di tengah rasa kesepiannya, Dion bertemu karyawan laundry bernama Gaza (Restu Sinaga) dan jatuh cinta pada pria 35 tahun—yang lebih layak menjadi ayahnya. Dion kini tak kesepian lagi, ia mendapat kasih sayang dari Gaza dan menghabiskan waktu bersama. Namun konflik demi konflik mengiringi hubungan tak biasa ini.

Dari semua daftar film di atas, film manakah yang sudah kamu tonton dan seperti apa ulasanmu? Apakah kamu tertarik menonton film lainnya? Berikan tanggapanmu di kolom komentar, ya? (*/Msl)

10 Film Terbaik tentang Pelecehan Seksual dari Trust, The Tale, hingga Speak —

10 Film Terbaik tentang Pelecehan Seksual dari Trust, The Tale, hingga Speak

Cinestro – PADA setiap film, selalu mengandung pesan yang ingin disampaikan pada penontonnya. Film-film bertema kekerasan seksual, tak lain merupakan pesan agar kita aware pada isu tersebut. Berikut 10 film terbaik tentang kekerasan seksual terhadap anak di bawah umur, beserta sinopsisnya.

1. Trust (2010/6.9)

Annie Cameron (Liana Liberato) adalah seorang gadis remaja berumur 14 tahun. Ia hendak menemui seorang laki-laki yang dikenalnya lewat internet sebagai Charlie (Chris Henry Coffey). Saat hendak melakukan hubungan terlarang, perbuatan mereka secara tak sengaja diketahui oleh sahabatnya, Brittany (Zoe Levin).

Setelah mendengar kabar tersebut, Will Cameron (Clive Owen) melaporkan tindakan pemerkosaan yang dialami putrinya tersebut pada polisi. Namun Annie menganggap itu sebagai bentuk cinta Charlie kepadanya. Sementara polisi berhasil mengidentifikasi Charlie sebagai seorang pedofil yang telah memangsa banyak korban.

2. The Reader (2008/7.6)

The Reader adalah film mengenai skandal yang melibatkan seorang wanita 30-an tahun dengan remaja di bawah umur. Kisah dimulai saat Michael Berg (David Kross) dalam perjalanan pulang dari sekolah, tiba-tiba merasa tidak enak badan. Kemudian ia bertemu Hanna Schmitz (Kate Winslet) dan mengantarnya pulang.

Setelah tiga bulan dirawat, Michael kembali menemui Hanna. Sejak saat itu hubungan mereka menjadi dekat. Hanna selalu meminta Michael untuk membacakan buku cerita. Sampai akhirnya Hanna pergi menghilang begitu saja. Di masa depan mereka dipertemukan kembali, namun dengan kondisi yang sama sekali berbeda.

3. The Tale (2018/7.3)

The Tale merupakan film terbaru yang mengangkat isu kekerasan seksual pada anak di bawah umur menurut kesaksian sutradara Jennifer Fox sendiri. Kisah ini dipaparkan melalui sudut pandang Jennifer yang mengalami pelecehan oleh pria bernama William ‘Bill’ Allens (Jason Ritter) saat ia berumur 13 tahun.

Dikisahkan Jennifer kecil (Sophie Nélisse) adalah atlet muda yang mengikuti latihan berkuda di bawah bimbingan Mrs. G (Elizabeth Debicki). Namun kekasih Mrs. G, yaitu Bill kerap memberinya perhatian lebih. Setelah dewasa, Jennifer (Laura Dern) mencoba menguak apa yang terjadi dan mendokumentasikannya.

4. Lolita (1997/6.9)

Humbert Humbert (Jeremy Irons) adalah seorang pria paruh baya yang nekat menikahi Charlotte Haze (Melanie Griffith) janda pemilik rumah tempatnya tinggal, demi mendekati putrinya yang cantik dan belia, Dolores Haze (Dominique Swain). Perasaannya pada Dolly ia tuliskan dalam sebuah diari dan disimpan di laci yang terkunci.

Suatu hari Charlotte mengirimkan Dolly ke perkemahan musim panas untuk beberapa bulan. Saat Humbert sedang tidak ada di rumah, Charlotte berhasil membuka diari Humbert. Betapa terkejutnya Charlotte saat mengetahui perasaan Humbert yang sebenarnya. Ia merasa sedih, marah, sekaligus khawatir pada putrinya.

Saat Charlotte hendak mengirimkan sebuah surat untuk Dolly, ia tertabrak mobil dan tewas seketika. Setelah pemakaman istrinya, Humbert menjemput Dolly dari perkemahan dan membawanya pergi jauh dari rumah. Mereka melakukan perjalanan panjang selama satu tahun dari penginapan ke penginapan.

5. Room (2015/8.2)

Seorang perempuan muda bernama Joy (Brie Larson, Captain Marvel) tinggal bersama anaknya, Jack (Jacob Tremblay, The Book of Henry) di dalam gudang kumuh yang mereka sebut kamar (room). Mereka ditawan oleh Old Nick (Sean Bridgers), pria yang menculik Joy tujuh tahun lalu dan rutin memperkosanya.

Suatu hari, Joy membungkus Jack di karpet dan berpura-pura mati. Old Nick lantas membawa mereka keluar dan menempatkan Jack di belakang pick-up. Jack kemudian melompat dari truk dan menarik perhatian orang lewat. Setelah itu, dengan bantuan polisi, Joy pun akhirnya berhasil diselamatkan dan Old Nick ditangkap.

6. Ask Me Anything (2014/6.1)

Katie (Britt Robertson) adalah seorang gadis remaja yang menuangkan seluruh rahasia terdalamnya, melalui sebuah blog anonim. Namun, kisah Katie akhirnya harus bocor ke dunia nyata, termasuk fantasi seksualnya dengan laki-laki paruh baya. Rupanya hal tersebut dipicu karena Katie merupakan korban pelecehan laki-laki tua.

7. Speak (2004/7.3)

Melinda Sordino (Kristen Stewart) adalah seorang gadis SMA yang kerap mendapat perlakuan buruk dari teman-temannya. Saat pesta liburan musim panas, mereka kedatangan polisi yang membubarkan pesta tersebut. Melinda yang diketahui menelepon polisi, kembali harus menerima cacian dari teman-temannya.

Setelah kejadian itu, Melinda semakin menutup diri dari kehidupan sosialnya. Hingga suatu ketika Melinda akhirnya berani mengungkapkan bahwa saat pesta musim panas lalu, ia telah menjadi korban pelecehan seksual yang dilakukan seseorang. Siapakah dia?

8. Spotlight (2015/8.1)

Setelah diakuisisi media besar, harian The Boston Globe merekrut Marty Baron (Liev Schreiber) sebagai editor baru mereka. Marty lantas membentuk sebuah tim untuk rubrik investigasi Spotlight, yang kali ini bertugas mengusut kasus pelecehan seksual terhadap anak yang dilakukan seorang pastor bernama John Geoghan.

Tim ini terdiri dari Walter ‘Robby’ Robinson, Michael Rezendez, Sacha Pfeiffer, Matt Carroll, dan Ben Bradlee Jr—diperankan Michael Keaton, Mark Ruffalo, Rachel McAdams, Brian d’Arcy James, serta John Slattery—yang secara ironis merupakan putra-putri Boston, beragama Katolik pula. Lain dengan Marty, editor mereka yang berasal dari Miami.

Dalam investigasi tersebut, rupanya Kardinal mengetahui kasus yang melibatkan sang pastor. Hal ini membuat penyidikan terus berlanjut. Dari 13 nama pastor yang terindikasi, berkembang menjadi 90 orang. Puncaknya, 6 Januari 2002, The Boston Globe menurunkan headline, “Gereja Membiarkan Pelecehan yang Dilakukan Pastur Selama Bertahun-tahun!”

9. Mystic River (2003/8.0)

Mystic River mengisahkan persahabatan antara Jim, Sean, dan Dave. Ketika sedang bermain, ketiga anak itu menulis nama mereka di atas semen basah. Hal tersebut diketahui dua orang polisi gadungan yang mengatakan Jim dan teman-temannya telah melanggar hukum. Mereka lalu dibawa ke dalam mobil untuk dilecehkan.

Setelah 25 tahun berlalu, Jim (Sean Penn) telah memiliki anak gadis bernama Katie (Emmy Rossum) yang ditemukan tewas. Sementara Sean (Kevin Bacon) yang kini menjadi detektif mendapat tugas untuk menyelidiki kematian putri Jim tersebut. Adakah hubungan kematian Katie dengan masa lalu yang dialami sang ayah?

10. Sleepers (1996/7.6)

Shakes, Tommy, Michael, dan John adalah empat sekawan yang tinggal di daerah kumuh, Hell’s Kitchen. Suatu hari mereka mencuri sebuah gerobak hotdog yang tanpa sengaja menabrak seorang kakek tua hingga cedera. Akibatnya, mereka mendekam di penjara dan mengalami kekerasan seksual oleh seorang sipir.

Bertahun-tahun kemudian, Michael (Brad Pitt) telah menjadi seorang jaksa dan Shakes (Jason Patric) menjadi wartawan. Mereka harus bekerja sama menyelamatkan Tommy (Billy Crudup) dan John (Ron Eldrad) yang tersandung masalah hukum lantaran membunuh seorang sipir yang dahulu memperkosa mereka. (*/msl)

10 Film Olahraga Terbaik dari Invictus, Remember the Titans, hingga Dangal —

10 Film Olahraga Terbaik dari Invictus, Remember the Titans, hingga Dangal

Cinestro – KEKUATAN film bertema olahraga adalah kisahnya yang inspiratif. Karenanya, seringkali diangkat dari peristiwa nyata dalam sejarah. InvictusRemember the Titans, hingga Dangal adalah beberapa nomor yang mendapat tempat sebagai film-film drama olahraga terbaik yang tidak boleh dilewatkan.

1. Invictus (2009/7.4)

Out of the night that covers me, black as the pit from pole to pole. I thanks whatever gods may be, for my unconquerable soul.

Setelah menghabiskan masa tahanan selama 27 tahun, Nelson Mandela (Morgan Freeman) berusaha mempersatukan rakyat Afrika Selatan pasca-apartheid, melalui kejuaraan rugbi. Kepada kapten tim, François (Matt Damon), Presiden Mandela berbagi Invictus—puisi yang mengilhaminya selama dipenjara di Robben Island.

2. Remember the Titans (2000/7.8)

“History is written by the winners.”

Pada tahun 1971, Seorang pria keturunan Afrika-Amerika bernama Herman Bonne (Denzel Washington) ditunjuk sebagai pelatih futbol sebuah SMA di Virginia. Bonne menggabungkan para pemain dari berbagai ras untuk pertama kalinya dalam sejarah.

3. The Greatest Game Ever Played (2005/7.5)

“Golfers should not fail to realize that it is a game of great traditions.”

Francis Ouimet (Shia LaBeouf) adalah seorang pegolf amatir yang berhasil mengalahkan legenda golf Inggris, Harry Vardon (Stephen Dillane) dalam kejuaraan AS Terbuka tahun 1913. Ouimet yang berdarah Perancis (Kanada)-Irlandia menjadi pegolf pertama yang berasal dari kalangan non-(bangsawan) Inggris.

4. Pelé: Birth of a Legend (2016/7.2)

“A boy with nothing who changed everything.”

Pelé: Birth of a Legend tak lain merupakan film biopik yang mengisahkan perjalanan hidup legenda sepekbola, Pelé (diperankan Kevin de Paula) yang sempat menjalani kehidupan sulit, sebelum akhirnya berhasil masuk tim nasional dan membawa Brazil menjuarai ajang Piala Dunia 1958 di Swedia.

5. The Blind Side (2009/7.7)

“You are a unique person created for a specific purpose. Your gifts matter, your story matters, your dreams matter. You matter.”

Sebuah kisah inspiratif tentang Michael ‘Big Mike’ Oher (Quinton Aaron) seorang anak tunawisma dengan trauma masa lalu yang akhirnya berhasil menjadi pemain berbakat American Football NFL berkat bantuan Mrs. Tuohy (Sandra Bullock) yang sangat peduli kepadanya.

6. Glory Road (2006/7.2)

“The incredible story of team that changed the game forever.”

Sebelum olahraga basket Amerika dibintangi atlet-atlet kulit hitam seperti sekarang, mereka sempat tak mendapat tempat di masa lalu. Pada 1966, pelatih Texas, Don Haskins (Josh Lucas) yang berkulit putih, memasang line-up yang terdiri dari pemain kulit hitam, melawan tim Kentucky yang terdiri dari pemain kulit putih.

7. Million Dollar Baby (2004/8.1)

“Beyond his silence, there is a past. Beyond her dreams, there is a feeling. Beyond hope, there is a memory. Beyond their journey, there is a love.”

Seorang wanita pelayan restoran bernama Maggie Fitzerald (Hilary Swank) mendekati Frankie Dunn (Clint Eastwood) pelatih tinju veteran yang dingin, agar melatih dirinya. Meski Frank menolaknya, hal itu tak mengendurkan tekad dan semangat Maggie untuk menjadi petinju terbaik di dunia.

8. We Are Marshall (2006/7.1)

“He took a position nobody else wanted, for a team nobody else believed in. Together, they pulled off a miracle nobody else could stop talking about.”

Setelah kecelakaan pesawat yang menewaskan seluruh atlet futbol dan pelatihnya, Marshall University berniat menghentikan sementara program futbol di sekolah tersebut. Hingga, munculah Jack Lengyel (Matthew McConaughey) sang pelatih baru yang berusaha membangkitkan kembali semangat tim Marshall.

9. Dangal (2016/8.5)

“Medalist don’t grow on trees. You have to nature them with love, hard work, with passion.”

Setelah gagal meraih medali emas untuk negaranya, Mahavir Phogat (Aamir Khan) berjanji suatu saat anak laki-lakinya yang akan mewujudkan impian tersebut. Namun, Mahavir yang justru dikaruniai 4 anak perempuan, akhirnya memutuskan melatih dua putrinya untuk mewakili India pada Kejuaraan Persemakmuran.

10. Coach Carter (2005/7.3)

“I came to coach basketball players, and you became students. l came to teach boys, and you became men.”

Seorang pemilik toko perlengkapan olahraga bernama Ken Carter (Samuel L. Jackson) menerima tawaran untuk melatih tim basket di SMA Richmond. Carter menjadi sosok yang kontroversial di mata para murid karena caranya melatih. Rupanya, Carter memiliki tujuan yang lebih mulia daripada sekadar melatih basket. (*/msl)

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai